Jangan Menyerah!

ikan koki

Aku punya seekor ikan mas koki yang telah kupelihara selama beberapa bulan, dan sekarang ukuran tubuhnya lebih besar 3 kali lipat dari pertama kali membelinya, Setiap pagi sebelum berangkat ke kantor, aku menyempatkan diri memberi makan dan memperhatikannya berenang walau hanya sejenak, tetapi bila libur kantor aku bisa beberapa jam memperhatikannya di aquarium, sangat lincah walau ukuran tubuhnya besar. Namun beberapa minggu belakangan ini dia terlihat sakit, karena sering mengambang. Tadi pagi ikannya mengambang dan tak bergerak, kukira mati tetapi begitu mau diambil, ikannya kembali berenang lincah. Pada awalnya ekor ikanku berwarna putih bersih namun beberapa minggu ini agak kemerahan seperti memar, mungkin bagi orang yang kurang memperhatikan bisa menyangka itu variasi warna, tetapi bagi aku yang sering memperhatikan itu aku sebut “guratan darah” yang menandakan perjuangan kerasnya untuk mempertahankan tubuhnya agar tetap seimbang (salah satu ciri ikan sakit adalah kehilangan kemampuan untuk stabil di dalam air, alias kadang-kadang tubuhnya terbalik).Agar tubuhnya tetap seimbang tidak terbalik ikan harus berenang lebih gesit dari biasanya, menggerakkan siripnya lebih sering, makanya tak heran bila muncul “guratan darah” tadi, namun akibatnya tubuh ikan menjadi lebih cepat lelah. Awalnya aku sedih melihat pemandangan ini, namun aku juga kagum akan usahanya untuk tetap bertahan hidup. Luar biasa.

Kehidupan akhir-akhir ini memang tidak mudah, bahkan cenderung berat. Bencana alam sering terjadi, krisis melanda dimana-mana mulai dari krisis ekonomi sampai krisis iman, pengangguran kian bertambah karena banyak perusahaan yang terpaksa mengurangi jumlah karyawan akibat menurunnya omset penjualan, bahkan perusahaan yang bangkrutpun tidak sedikit. Sementara biaya hidup kian bertambah karena kenaikan harga-harga, mulai dari harga kebutuhan pokok sampai pada biaya pendidikan dan kesehatan.

Banyak sekali alasan yang bisa membuat orang putus asa, baik bagi mereka yang masih single (kok sampai saat ini belum juga punya pasangan hidup, apa kata orang-orang), maupun bagi mereka yang telah berumah tangga (kok belum punya anak juga yah, padahal nikahnya sudah lama, kok penghasilan belum bertambah yah, padahal yang harus dibiayai nambah dengan kelahiran beberapa anak).

Tak heran banyak orang yang mengambil jalan pintas untuk menyelesaikan masalah mereka, ada yang memilih bunuh diri beserta keluarga, ada yang memilih menggunakan narkoba agar bisa sejenak melupakan beban masalah (padahal begitu pengaruh obat hilang, masalah yang dihadapi bukan berkurang bahkan cenderung bertambah), ada juga yang mengambil jalan keluar untuk mengunjungi klub-klub malam……. Herannya kenapa jalan pintas ke hal-hal yang negative???

Padahal kalau kita sering membaca kebenaran Firman Tuhan ada salah satu bukti nyata pemeliharaan Tuhan.

1Co 10:13 Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.

Itu artinya, masalah apapun yang kita hadapi saat ini, sesungguhnya masih berada dalam kadar kita untuk menyelesaikan. Alias kita sanggup untuk menghadapinya, namun sayangnya kita terlalu melihat masalahnya daripada kemampuan kita untuk menyelesaikan dan tangan Tuhan yang siap menolong kita.

Bahkan ada lagi salah satu janji Tuhan yang luar biasa

2Co 12:9a Tetapi jawab Tuhan kepadaku: “Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna.”

Artinya saat kita merasa lemah dan sudah tak mampu lagi, maka segeralah menyerahkan segalanya pada Tuhan, dan Dia akan segera menolong, namun jangan lupa untuk mengaku kesalahan kita padaNya.

Dari 2 ayat di atas jelaslah, bahwa sebenarnya tidak ada alasan bagi manusia untuk menyerah atau mengambil tindakan-tindakan bodoh dalam menyelesaikan masalahnya, karena kita punya Tuhan yang mengerti dan peduli dengan kita, tidak begitu saja kita diciptakan tanpa dipeliharaNya, atau dijadikan tanpa diawasiNya. Jadi kalau ikanku saja yang gak punya logika tidak menyerah untuk terus hidup, maka kita mahluk Tuhan yang paling mulia dan istimewa dari ciptaanNya yang lainnyapun jangan mau menyerah. Masak kalah sama ikan sih.

Biasanya aku gak terlalu tertarik dengan lagu-lagu D’Masive karena kesannya cengeng dan rapuh, tetapi untuk lagu yang di bawah ini, aku suka sekali dan benar-benar terberkati dengan syairnya yang sangat memotivasi untuk jangan menyerah dalam hidup ini.

Jangan menyerah (D’Masive)

Tak ada manusia yang terlahir sempurna
Jangan kau sesali s’gala yang telah terjadi
Kita pasti pernah dapatkan cobaan yang berat
Seakan hidup ini tak ada artinya lagi
Syukuri apa yang ada, hidup adalah anugerah
Tetap jalani hidup ini melakukan yang terbaik
Tuhan pasti ‘kan menunjukkan
Kebesaran dan kuasaNya
Bagi hambaNya yang sabar dan tak kenal putus asa
Jangan menyerah, jangan menyerah

Tertarik dengan artikel Jangan Menyerah!? Sempatkan waktu Anda untuk berlangganan via e-mail dan menerima update tentang artikel menarik lainnya :

Privasi dijamin. E-mail Anda tidak akan dipublish.

Baca juga artikel lainnya :
| Rating : 3 You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

Seluruh materi dari Jangan Menyerah! boleh dicopy, diperbanyak dan disebarluaskan untuk menjadi berkat bagi semua orang, dengan syarat mencantumkan sumbernya (www.kerangrebus.com). Terimakasih.
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More