Menikah……..Single

Sudah beberapa kali orang-orang terdekatku selalu bertanya kapan aku menikah? aku bersyukur mereka selalu menginginkanku cepat mempunya seseorang bisa menemani melewati hari dan bisa berbagi bersama, jujur aku sih mau saja tetapi memang belum saatnya. 

Namun di satu sisi aku juga sering mendapat semacam peringatan, apa yang kita miliki jangan kita sayangi berlebihan karena bila kita kehilangan, kita akan jauh lebih terluka dan kesepian dari sebelumnya.

Pada dasarnya setiap orang siap untuk memiliki, mendapatkan, tetapi tidak siap bila kehilangan atau diambil kembali. Hal inilah yang membuatku tidak terlalu merisaukan kondisiku yang saat ini. Karena setiap kondisi yang kita jalani selalu memiliki 2 sisi yaitu suka dan duka.

Kita tidak bisa menilai bahwa orang menikah lebih bahagia dari orang single, atau orang single lebih bahagia dari orang yang menikah.

Kebahagiaan tidak tergantung pada kondisi dan keadaan, baik yang single maupun yang menikah sama bahagianya, bila kita bisa mensyukuri keadaan dan tidak membanding-bandingkan dengan keadaan orang lain.

Istilahnya ada yang bilang rumput tetangga lebih hijau, tapi tahukah kita dibalik rumput hijau bisa aja ada ularnya, kalajengkingnya yang tak kelihatan dari jauh. Kalo boleh usul kenapa kita gak bikin rumput kita lebih indah dari tetangga, misalnya dengan rajin memangkasnya dan menambah beberapa tumbuhan bunga. Kita gak bisa mengatur rumput tetangga tetapi kita bisa membuat taman yang indah di rumput kita.

Aku bukanlah penganut paham hidup single atau penolak hidup berumah tangga, tetapi aku hanya ingin membagikan pandangan untuk menilai suatu keadaan secara seimbang, bukan membandingkan antara single dan menikah (keduanya jelas berbeda, seperti membandingkan Hijau dan Biru mana yang lebih indah, mana yang lebih jelek, bukankah keduanya adalah warna yang memperkaya kehidupan ini).

Single ataupun menikah bukanlah sebuah masalah, melainkan sebuah anugerah, maksudku begini
Single bukanlah sebuah masalah sehingga harus dicarikan jalan keluar yaitu menikah
Atau saat rumah tangga bermasalah terus jalan keluarnya adalah single (cerai).

Saat seseorang masih dalam kondisi single itu artinya waktu dia bersama orang tua masih lebih lama, waktu dia untuk membentuk karakter agar siap berumah tangga masih panjang, waktu dia berkumpul bersama teman-teman juga masih banyak, jadi dikmatilah dengan bersyukur.

Saat seseorang telah berumah tangga itu artinya dia telah dipercaya untuk mengambil tanggungjawab menjadi kepala keluarga atau menjadi orang tua dan menjadi pendamping yang sesuai dan ideal untuk pasangannya. Itu artinya dia telah siap untuk mengurus keluarga. dan teguh pada komitmen untuk hidup bersama dan menyelesaikan masalah bersama pasangannya. Nikmatilah dengan bersyukur.

Berhentilah membanding-bandingkan kondisi dengan orang lain, karena apapun yang saat ini kita jalani itu adalah sebuah anugerah dan sebuah tanggungjawab dari Sang Pencipta. Dan sekali lagi tak henti-hentinya aku katakan adalah bersyukurlah senantiasa.

ik@ve+1

Tertarik dengan artikel Menikah……..Single? Sempatkan waktu Anda untuk berlangganan via e-mail dan menerima update tentang artikel menarik lainnya :

Privasi dijamin. E-mail Anda tidak akan dipublish.

Baca juga artikel lainnya :
| Rating : 4 You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

Seluruh materi dari Menikah……..Single boleh dicopy, diperbanyak dan disebarluaskan untuk menjadi berkat bagi semua orang, dengan syarat mencantumkan sumbernya (www.kerangrebus.com). Terimakasih.
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More