Walau Setitik

pravs-j-hold-on-to-friendship2

Setitik air yang terus turun mampu melumerkan batu yang keras
Sedetik demi sedetik waktu yang terus bergulir tanpa terasa telah melampaui satu hari
Setitik demi setitik darah yang disumbangkan mampu memberikan 5 – 10 tahun kehidupan
Sedikit perhatian yang tulus, mampu menyentuh hati yang hampa
Setitik demi setitik rangkaian huruf mampu menceritakan banyak hal
Setitik cahaya mampu memberikan pengaruh besar dalam kegelapan
Setitik nila mampu merusak susu sebelanga

Jangan pandang enteng yang kecil, karena tanpa disadari pengaruhnya sangat besar
Segala sesuatu dimulai dari yang kecil dari yang sedikit dari yang setitik itu
Baru kemudian berkembang, bertumbuh jadi besar
Jangan sedih dianggap kecil, dianggap remeh
Karena sebenarnya du dalam diri tiap-tiap orang tersimpan kekuatan dan kemampuan yang besar
Jangan menyerah terhadap keadaan, tetapi kalahkan keadaan dengan hikmat Tuhan

Apa yang lemah dipakai Tuhan untuk mengalahkan yang kuat
Apa yang bodoh dipakai Tuhan untuk menyadarkan yang pintar
Apa yang kecil dipakai Tuhan untuk mengingatkan yang besar
Karena tak ada yang tak mungkin jika Tuhan berkehendak.

Percayalah apapun, gimanapun, bagaimanapun, siapapun, semua ada dalam tangan Tuhan

Tertarik dengan artikel Walau Setitik? Sempatkan waktu Anda untuk berlangganan via e-mail dan menerima update tentang artikel menarik lainnya :

Privasi dijamin. E-mail Anda tidak akan dipublish.

Baca juga artikel lainnya :
| Rating : 4 You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

Seluruh materi dari Walau Setitik boleh dicopy, diperbanyak dan disebarluaskan untuk menjadi berkat bagi semua orang, dengan syarat mencantumkan sumbernya (www.kerangrebus.com). Terimakasih.
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More