Utang

utangAda anggapan yang salah mengenai utang. Banyak diantara kita menilai utang sebagai tambahan pemasukan, atau sebagai tambahan dana. Apakah benar demikian….??? Mari kita simak analisa berikut ini.

Itu merupakan anggapan yang keliru, karena utang adalah :

  1. Pendapatan di masa yang akan datang tetapi dipergunakan sekarang
    Maksudnya begini penghasilan atau pendapatan untuk bulan depan tetapi telah dipergunakan untuk bulan ini, itu artinya di bulan depan kemungkinan kita mengalami defisit yang artinya kita membuat utang lagi untuk menutupi kebutuhan di masa datang, yang artinya kita menutup utang dengan membuat utang baru.
  2. Biaya di masa yang akan datang.
    Artinya utang yang kita peroleh sekarang akan kita bayar di masa depan, artinya di masa depan kita memiliki pengeluaran ekstra yaitu untuk membayar utang.

Di sini ada dua jenis utang:

  1. Utang konsumtif
    Yaitu utang yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan konsumtif atau untuk memenuhi kebutuhan hidup.
    Untuk orang yang melakukan jenis utang seperti ini, sebenarnya adalah orang yang tidak bisa mengatur penghasilannya, dan utang jenis ini adalah utang dengan resiko tertinggi, karena bisa membuat si pengutang terjerat selamanya dengan utang.
  2. Utang produksi
    Yaitu utang yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan produksi
    Utang jenis ini biasanya dilakukan oleh perusahaan atau pengusaha dalam rangka menambah atau memperbesar produksi
    Utang seperti ini sebenarnya tidak berbahaya jika pendapatan perusahaan atau pengusaha lebih besar dari biaya produksi, sehingga utang bisa segera dilunasi namun jika utang digunakan untuk menutupi biaya produksi, maka jenis utang ini sama bahayanya dengan jenis utang konsumtif, karena bisa membuat pengusaha atau perusahaan terjerat selamanya dengan utang.

Karena itu berhati-hatilah dalam menggunakan utang yang saat ini lebih ngetren dengan nama Kartu Kredit, jika tidak diperlukan sekali dan tidak memiliki penghasilan yang mampu menutupi biaya hidup ditambah utang, maka jauh lebih baik jangan menggunakan kartu kredit. Tetapi jika memang dibutuhkan dan ada kemampuan untuk memenuhi kebutuhan hidup ditambah tagihan utang, maka gak masalah menggunakan kartu kredit, tetapi harus dipikirkan mengenai bunga yang dikenakan atas penggunaannya. Atau bijaksanalah dalam mengelola penghasilan dan pengeluaran.

Percayalah berapapun yang kita terima sebenarnya adalah cukup, tetapi jika kurang, kita punya kemampuan untuk mengembangkan penghasilan tersebut dengan berfikir kreatif menggunakan kemampuan yang ada untuk menghasilkan pendapatan tambahan, misalnya saja, membuka usaha jualan kecil-kecilan tanpa harus menggunakan utang, atau bisa dikatakan, dimana ada niat di situ pasti ada jalan.

Jadi sebelum memutuskan memakai utang, pertimbangkan baik-baik

  1. Manfaat
  2. Tujuan
  3. Kemampuan melunasi utang

Jangan sampai terjebak dalam “Besar pasak daripada tiang”

Tertarik dengan artikel Utang? Sempatkan waktu Anda untuk berlangganan via e-mail dan menerima update tentang artikel menarik lainnya :

Privasi dijamin. E-mail Anda tidak akan dipublish.

Baca juga artikel lainnya :
| Rating : 4 You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

Seluruh materi dari Utang boleh dicopy, diperbanyak dan disebarluaskan untuk menjadi berkat bagi semua orang, dengan syarat mencantumkan sumbernya (www.kerangrebus.com). Terimakasih.
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More