Fragmen

fragment by jaya suprana part 1

suatu hari aku mendapat undangan dari salah satu teman baikku untuk mengisi acara perpisahan KKN di suatu desa terpencil di Temanggung. Sebenarnya itu mendadak sekali dan sama sekali tidak ada persiapan. Tapi aku iyakan saja karena yang minta adalah ‘teman istimewa’ yang sudah 1 tahun lebih kami tidak berkomunikasi. Tumben dia mengundangku untuk main? Kebetulan deh sekalian mengetahui bagaimana rasanya KKN di desa terpencil yang dingin, tidak ada sinyal HP, tidak ada restoran mewah, tidak ada mall, tidak ada bioskop, et cetera. Bisa dibayangkan rasanya seperti tercekik jika aku tidak online setengah hari saja, hahaha *dicekek*.

Selasa pagi, aku berangkat ditemani oleh Gemek*, pengikut setiaku selama di kampus. Ternyata jarak tempuhnya lumayan jauh, bahkan kita sempat nyasar sampai ke Ambarawa hampir menuju ke Magelang (emang mau kena abu gunung Merapi). Maklum, ane buta arah tapi sok tau arah *plaked*. Tapi akhirnya sampai juga di sebuah desa bernama….Kaloran(?), hmm, agak lupa namanya. Benar saja seperti yang aku bayangkan, tidak ada apa-apa yang tadi aku sebutkan. Nomor AXIS ku mati total disini. Untung masih ada nomor TELKOMSEL dengan sinyal samar-samar. Kedatangan kami disambut oleh Suiren** teman yang mengundangku. Setelah tiba di kamp mahasiswa yang KKN, ternyata memang butuh perjuangan keras untuk tidur di balai desa yang dingin selama 45 hari. Aku senang karena aku bisa bertemu dengannya lagi setelah 1 tahun menghilang entah kemana. Saatnya menunjukkan sedikit perubahan.

Tibalah acara perpisahan pada malam itu. Sialnya, keyboard yang ada hanyalah keyboard mainan yang tutsnya dah pada soak. Bia dimaklumi karena hanya itu yang bisa diadakan dari desa. Aku mengisi acara dengan suara keyboard yang ga karuan dan bahkan ga nyambung. Bahkan pas aku menyanyikan lagu River flows in you versi Indonesia, penonton dah pada pulang. Wuduh, padahal aku pikir suaraku dah cukup bagus. Cuma keyboardnya yang jelek. Sial deh, acaranya jadi kacau gara-gara aku. Aku benar-benar minta maaf telah membuat penonton yang adalah warga dan beberapa perangkat desa pada kabur. Tapi Suiren dan teman-temannya cuma bisa tertawa geli setelah acaranya selesai. Dia bilang tadi itu juga bagian dari hiburan, anggap saja itu lawak. Sudah larut malam, semuanya pergi untuk tidur. Aku lihat si Gemek tidur dengan mengenakan haori*** ku karena kedinginan. Tapi biarlah, aku juga tidak terlalu kedinginan karena di camp pria agak hangat.

celakanya, aku malah tidak bisa tidur. Mungkin karena pengaruh jam tidur yang sudah terbalik. Samar-samar aku mendengar ada lagu yang familiar di radio. Sebuah alunan piano dengan nada seperti gamelan Jawa. Aku ingat lagu itu, Bu Guru pernah bilang kalau itu berjudul “Fragment”, ciptaan Jaya Suprana. Karena penasaran, aku mulai mencari-cari di internet. Untung ada sinyal malam itu. Aku cari di Youtube dan bahkan partiturnya. Videonya sih dapat, tapi partiturnya tidak. Kelihatannya aku harus minta sama Bu Guru, sebagai gantinya aku akan mempelajarinya. Paginya sebelum pulang, aku mulai memintanya. Ternyata hanya ada partitur yang ditulis tangan. Tulisannya sudah tidak jelas dan kabur. Aku janji akan menyalinnya dalam bentuk pdf supaya bisa dibagikan kepada murid yang lain untuk dipelajari. Inilah partitur yang masih asli dari Bu Guru :

Lagu yang lebih mirip dengan alunan gamelan Jawa ini sangat bagus dan enak didengar. aku bahkan sudah selesai membaca dan menyalin partiturnya menjadi pdf dan MIDI. Download disini untuk Fragment by Jaya Suprana.

  • Suiren* : julukan bagi teman istimewaku, artinya adalah Waterlily. Terinspirasi saat dia bilang suka dengan lagu Akiko Shikata yang berjudul Suiren dan nama dia yang berawalan ‘Su’.
  • Gemek** : Julukan juga, gemek adalah nama lain dari burung puyuh yang dipakai di daerah Tegal, Purwakarta dan Cilacap. Dijuluki Gemek karena ya memang mirip burung puyuh, hahaha…
  • Haori*** : Jaket ‘beggar’ yang selalu aku pakai kemanapun aku pergi.

Tertarik dengan artikel Fragmen? Sempatkan waktu Anda untuk berlangganan via e-mail dan menerima update tentang artikel menarik lainnya :

Privasi dijamin. E-mail Anda tidak akan dipublish.

Baca juga artikel lainnya :
Kata kunci untuk artikel ini ยป Fragmen(Jayasuprana), partitur fragmen jaya suprana, pdf jaya suprana, partitur fragmen, fragmen free sheet music, download not fragmen jaya suprana, download midi jaya suprana fragmen, partitur piano fragmen, partitur fragment sheet music, part fragmen jaya suprana, kerangrebus com fragment, jaya suprana fragmen piano partiture, jaya suprana fragmen pdf, fragment piano pdf, fragmen jaya suprana partitur pdf, fragmen jaya suprana, downloads not balok fragmen jaya Suprana, download midi Jaya suprana, donlowd partitur piano fragmen pdf | Rating : 5 You can leave a response, or trackback from your own site.

6 Responses to “Fragmen”

  1. Rasyid says:

    Thank you sudah mendokemtasikan ini, kemarin saya dapat salinan ulang asli dari dosen saya namun tidak begitu lengkap, dan mungkin ini akna menjadi bahan yang menarik dalam resital say…. slam berkarya

  2. awalnya akua iseng2 buka ini, ternyata dpt beneran, thanks yaaaaa ๐Ÿ˜€

  3. pianist says:

    thanksssss. this really helps :))))

  4. Setyo says:

    Makasih yah… Aduh perlu banget ini…

  5. Rachmad says:

    Terima Kasih utk partitur ini. Sudah beberapa hari saya mencari partitur fragmen, karena anak saya pengin sekali maen lagu ini. Anak saya pernah dengar dan tertarik sekali utk memainkannya.

  6. monika says:

    Thx bangeeet partiturnya ๐Ÿ˜€ udah cari kemana-mana akhirnya dapet. thx bgt. ๐Ÿ™‚

Leave a Reply

Seluruh materi dari Fragmen boleh dicopy, diperbanyak dan disebarluaskan untuk menjadi berkat bagi semua orang, dengan syarat mencantumkan sumbernya (www.kerangrebus.com). Terimakasih.
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More