Mentari bersinar kembali

Malam ini dingin menusuk kulit
Kehangatan selimut tak mampu menghalau dingin
Jam terus berdetak menambah perputaran waktu
Tapi mata ini tak sedikitpun bisa terpejam

Nyamuk-nyamuk nakal mulai menyerang
Plak..plak..plak
Tak satupun yang kena teplakan
Hati makin miris, ada apa ini

Hujan turun dengan derasnya
Hati semakin galau dalam pekat malam
Ingin rasanya malam ini segera berlalu
Ingin rasanya pagi cepat datang

Akhirnya…..
Mentari bersinar kembali
Sepi dan dingin ini pun usai
Karena kau kembali hadir di sisi

Huah deritanya merindukanmu

Tertarik dengan artikel Mentari bersinar kembali? Sempatkan waktu Anda untuk berlangganan via e-mail dan menerima update tentang artikel menarik lainnya :

Privasi dijamin. E-mail Anda tidak akan dipublish.

Baca juga artikel lainnya :
| Rating : 5 You can leave a response, or trackback from your own site.

2 Responses to “Mentari bersinar kembali”

  1. terry says:

    kalau matahari bersinar kembali ya pasang jemuran lagi biar cepat kering. Wkwkwkwkwk

  2. Inyun says:

    wakakakka begitulah kalo gak kering bahaya bisa gak pake baju dunk

Leave a Reply

Seluruh materi dari Mentari bersinar kembali boleh dicopy, diperbanyak dan disebarluaskan untuk menjadi berkat bagi semua orang, dengan syarat mencantumkan sumbernya (www.kerangrebus.com). Terimakasih.
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More