Sesaat Dalam Pelukan

Hari-hari bersamamu adalah hari-hari indah tak ternilai
Senyummu, tawamu, selalu memberikan keceriaan yang tak tertandingi
Rasanya baru saja kemarin kamu berada dalam pelukanku
Memberikan rasa damai dan takjub bahwa ada kehidupan dalam genggaman tanganku
Seorang malaikat kecil yang manis dan lucu.

Tak pernah kudengar anakku mengeluh karena keterbatasannya
Tetapi dia selalu senyum dan bersemangat menyambut hari
Baginya saat mentari muncul dan burung mulai berkicau berarti ada harapan baru
Ada cinta kakak, papa, mama dan orang-orang yang mencintainya
Terutama cinta Tuhan

Satu hal yang kupelajari dari malaikatku adalah semangat dan senyum yang tak pernah pudar.
Apapun yang terjadi tetap semangat, tetap berjuang dan tetap tersenyum
Bahkan dalam sakitpun senyum tak pernah lepas dari bibirnya

Sebesar apapun cinta kami orang tuanya, tetapi cinta Tuhan melebihi segalanya, sampai akhirnya Tuhan melepaskan semua penderitaan, kesakitan dari malaikatku, bisa kubayangkan bagaimana dia menari, menyanyi, berlarian bersama Bapa di Surga, dan itulah yang membuatku bisa tersenyum tenang, malaikatku telah bahagia bersama Tuhan.

Suatu hari nanti kita semua pasti berkumpul bersama, sekarang malaikatku terlebih dahulu, kelak aku, mama dan kakak akan menyusul dan kita semua akan kembali berbahagia bersama dalam cinta yang tak pernah pudar.

(terinspirasi dari Doa buat Arvietta)

Tertarik dengan artikel Sesaat Dalam Pelukan? Sempatkan waktu Anda untuk berlangganan via e-mail dan menerima update tentang artikel menarik lainnya :

Privasi dijamin. E-mail Anda tidak akan dipublish.

Baca juga artikel lainnya :
| Rating : 4 You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

Seluruh materi dari Sesaat Dalam Pelukan boleh dicopy, diperbanyak dan disebarluaskan untuk menjadi berkat bagi semua orang, dengan syarat mencantumkan sumbernya (www.kerangrebus.com). Terimakasih.
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More