Ketika Harus Berakhir

Ketika harus berpisah

Setiap manusia tidak pernah bisa hidup sendiri
Setiap manusia pada dasarnya diciptakan untuk hidup bersama, baik bersama keluarga, teman, sahabat dan juga kekasih jiwa.
Karena itu setiap manusia pasti mendambakan hadirnya seorang kekasih yang rela menghabiskan waktu bersama, menangis bersama, dan berpelukan bersama.
Maka hampir setiap orang selalu berusaha menemukan belahan jiwanya melalui pergaulan baik di dunia nyata maupun di dunia maya. maka tak heran jika setiap orang selalu ingin menampilkan dirinya untuk bisa menarik perhatian lawan jenis.

Memiliki kekasih, menangis bersama, tertawa bersama, berpetualang bersama adalah hal yang sangat menyenangkan, paling gak ada seseorang yang memikirkan kebahagiaan kita, kesedihan kita bahkan selalu ingin ada untuk kita dalam keadaan apapun dan saat bersamanya dunia terasa begitu indah, hidup begitu berwarna dan yang pasti rasa sepi itu seolah sirna.

Tapi sayang tak semua hubungan percintaan dapat bertahan lama, kadang memang harus diakhiri, alasannya bisa bermacam-macam antara lain
1. Ternyata lebih baik berteman
Setelah sekian waktu menjalani hubungan ternyata si dia lebih asyik jika dijadikan sahabat karena menjadi sahabatnya hubungan jauh lebih baik, lebih bisa terbuka, lebih bisa saling menerima daripada ketka menjadi kekasih, hal ini biasanya disebabkan keran kesamaan perilaku, kepribadian dan karakter.

2. Punya banyak teman
Kadang saat masih bersama, kita saling mengekang dan membatasi pergaulan karena takut menyakiti hati kekasih kita, akibatnya kita ter[enjara oleh perasaan yang kita bangun sendiri, namun ketika kekang itu makin kuat, maka berpisah dan menjadi teman adalah solusi terbaik daripada saling menyakiti, biasanya hal ini terjadi untuk yang pacaran pada usia yang belum layak untuk menikah alias sebenarnya masih terlalu muda untuk pacaran.

3. Fokus pada pendidikan
Tak selamanya berpisah dari kekasih mengakibatkan efek buruk, bisa saja malah lebih baik untuk masa depan karena kita bisa lebih fokus pada pendidikan dan cita-cita masa depan, lagian jika kita telah cukup dewasa dan cukup mapan, kita jauh lebih mampu membahagiakan kekasih kita kelak, jadi menunggu waktu yang tepat untuk berpacaran adalah langkah yang bijak.

4. Sayangi lebih lama kedua orang tua
Kadang berpacaran sungguh menyita waktu dan pikiran sehingga kadang orang tua dan keluarga jadi kurang diperhatikan, sebenarnya ini cukup mengkuatirkan karena bagaimana mungkin kita bisa membuktikan ketulusan kita kepada kekasih, sedangkan untuk orang tua yang jelas-jelas begitu banyak berkorban kita hampir gak memperdulikan mereka.

Jadi jika kita berpikir secara lebih lagi memang menyenangkan jika punya kekasih tetapi jauh lebih membahagiakan jika kita siap dan dewasa dalam menghadapi masa-masa bersama kekasih, karena mencari kekasih jauh lebih mudah daripada mempertahankannya karena dibutuhkan pengorbanan dan kedewasaan yang jelas tidak bisa diperoleh secara instan (bertumbuh dengan berjalannya waktu).

Tertarik dengan artikel Ketika Harus Berakhir? Sempatkan waktu Anda untuk berlangganan via e-mail dan menerima update tentang artikel menarik lainnya :

Privasi dijamin. E-mail Anda tidak akan dipublish.

Baca juga artikel lainnya :
Kata kunci untuk artikel ini ยป berpisah, ketika cinta harus berpisah, Kisah / cerita pasangan yang berpisah demi cita cita | Rating : 4 You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

One Response to “Ketika Harus Berakhir”

  1. haris widodo says:

    Sayangi lebih lama kedua orang tua
    Kadang berpacaran sungguh menyita waktu dan pikiran sehingga kadang orang tua dan keluarga jadi kurang diperhatikan, sebenarnya ini cukup mengkuatirkan karena bagaimana mungkin kita bisa membuktikan ketulusan kita kepada kekasih, sedangkan untuk orang tua yang jelas-jelas begitu banyak berkorban kita hampir gak memperdulikan mereka.

    saya sangat suka dengan bagian ini.

Leave a Reply

Seluruh materi dari Ketika Harus Berakhir boleh dicopy, diperbanyak dan disebarluaskan untuk menjadi berkat bagi semua orang, dengan syarat mencantumkan sumbernya (www.kerangrebus.com). Terimakasih.
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More