Kenapa, Ada Apa

Sedari tadi dia hanya diam saja, entah kenapa atau ada apa dengannya, aku hanya bisa menebak-nebak, hanya bisa menduga, apa yang terjadi, karena mau bertanya padanya rasanya bakalan tidak ditanggapi, karena pikirannya entah kemana, sementara tubuhnya ada di sini, diam membisu terpaku memandang langit yang kian menghitam.

Sudah beberapa waktu ini dia seperti terperangkap oleh kegelisahan yang sebenarnya belum tentu terjadi, namun apa yang ada dalam pikirannya benar-benar membuat dia takut dan memilih untuk diam membisu, berharap dengan aksi diamnya itu seluruh beban masalahnya bisa sirna.

“Hai, Na” Sapaku memecahkan keheningan pagi itu
“Hai juga Sis” Jawab Diana dengan malas-malasan
“Apa yang kamu pikirkan Na, sampai sebegitunya?”Tanyaku
“Banyak Sis, terutama soal masa depan.”
“Ada apa dengan masa depan?”
“Kok rasanya seperti ini yah, makin hari beban hidup makin berat, rasanya aku gak bakalan mampu menghadapi hidup ini.”
“Haiks Na, jangan berfikiran seperti itu, memang kehidupan itu makin hari bukan makin mudah, tetapi bukan berarti kita gak makin kuat menghadapnya.”
“Yah, aku juga menyadari itu, tetapi tetap saja hati ini gelisah, ada apa dengan masa depanku, kok aku merasa seperti berjalan di tempat, sementara teman-teman yang lainnya sudah pada terbang tinggi, dengan prestasi dan kerjaannya.”
“setiap orang punya kebahagiaan dan air matanya sendiri, juga setiap orang punya kebutuhan yang berbeda-beda, atau dengan kata lain setiap orang punya porsinya sendiri-sendiri tak bisa disamakan.”
“tapi rasanya orang lain hidupnya lebih enak dan lebih terjamin daripada aku.”
“jangan berpikiran seperti itu, kita kan tak pernah tahu masalah orang lain seperti apa.”
“Yup, kamu benar, tapi tetap saja ada yang gilisah di sini Sis’ Sahut Diana sambil menunjuk ke dadanya.
“Hmm… untuk rasa yang kamu punya, hanya kamu yang bisa rasakan Na, saranku sih lebih banyak menghitung hal-hal menyenangkan dalam hidupmu, bagaimana kamu masih bisa bertahan sampai hari ini? Bagaimana kamu menikmati hari-hari menyenangkanmu.”
“Hm…”
“Memang kalau pikiran kita hanya dipenuhi ketakutan, kecemasan yang belum tentu terjadi justru hanya akan menyusahkan hidup kita saja, kita tak mampu lagi menjalani hari-hari dengan santai, padahal hidup itu begitu singkat.”
“Hmm…”
“Ya cobalah untuk lebih rileks dan lebih mendekatkan diri pada Tuhan, karena Dia tahu banget apa yang kita butuhkan dan pastinya Dia memberikan jalan keluar terhadap setiap masalah yang kita hadapi.”
“Thanks yah Sis, memang aku terlalu banyak pemikiran yang akhirnya membuat aku gelisah sendiri, aku akan coba untuk lebih rileks dan terus menjalani hidup ini dengan semangat dan percaya diri seperti dulu lagi.”
“nah, itu baru Diana yang aku kenal, semangat yah.”

Kita sendiri juga kadang mengalami hal demikian, salah satu jalan keluarnya adalah percaya dan tetap semangat.

Tertarik dengan artikel Kenapa, Ada Apa? Sempatkan waktu Anda untuk berlangganan via e-mail dan menerima update tentang artikel menarik lainnya :

Privasi dijamin. E-mail Anda tidak akan dipublish.

Baca juga artikel lainnya :
Kata kunci untuk artikel ini ยป gambar kata pusing | Rating : 5 You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Leave a Reply

Seluruh materi dari Kenapa, Ada Apa boleh dicopy, diperbanyak dan disebarluaskan untuk menjadi berkat bagi semua orang, dengan syarat mencantumkan sumbernya (www.kerangrebus.com). Terimakasih.
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More