Hanya Perasaanku Saja

Go-Away-Bird

Rasanya sangat tak enak, ketika aku merasa tidak mendapatkan yang namanya keadilan dari orang yang aku anggap mampu memberikan keadilan yang merata, aku seolah merasa tak dipedulikan sekalipun aku berada di antara mereka, aku mungkin merasa seperti ini karena aku terlalu berharap lebih dari mereka yang sebetulnya tidak usah saja aku harapkan, karena memang semakin berharap maka semakin besar kekecewaan yang akan diterima jika harapan itu tak pernah terpenuhi.

Aku mencari ketentraman hanya pada Dia satu-satunya yang dapat kupercaya, yang tak pernah membiarkan aku sendirian, sekalipun aku merasa seolah benar-benar sendiri, yang selalu mendengarkan permintaanku, sekalipun permintaan itu terdengar konyol dan kekanak-kanakan, yang mengerti apa kerinduan hatiku, dan apa yang paling aku butuhkan, sekalipun aku kadang tidak memperdulikan keberadaan-Nya, atau hanya datang pada-Nya saat aku susah dan kadang melupakan-Nya saat aku berada dalam kebahagiaan, yang kusadari semuanya itu hanya sementara saja.

Aku memang kecewa dengan apa yang terjadi saat ini, aku kadang merasa sia-sia saja terhadap apa yang sudah aku lakukan atau apa yang telah aku berikan, seolah hanya sebagai sebuah ilusi saja.

Jika aku bercermin pada seseorang yang aku harapkan, aku hanya akan kembali kecewa dan kecewa tetapi pada saat aku berfikir apa yang aku lakukan adalah untuk membuat aku merasa lebih manusiawi dari sebelumnya, maka kekecewaan itu hilang entah kemana, seakan aku merasa aku hanya melakukan untuk Pribadi yang telah melakukan banyak hal untukku.

ah memang jika melakukan sesuatu untuk mendapatkan sesuatu atau berharap sesuatu pada orang, maka pastilah akan berpindah dari satu kekecewaan ke kekecewaan berikutnya, tetapi saat melakukan sesuatu tanpa mengharapkan apapun atau tidak berharap pada siapapun, maka yang namanya kekecewaan enggan menyapaku atau bergaul akrab denganku.

Memang sebaiknya aku benar-benar berhenti berharap pada siapapun, dan mulai menjalani hidup ini dengan melakukan apapun dengan rela tanpa mengharapkan apapun, karena aku telah capek untuk kecewa.

Tertarik dengan artikel Hanya Perasaanku Saja? Sempatkan waktu Anda untuk berlangganan via e-mail dan menerima update tentang artikel menarik lainnya :

Privasi dijamin. E-mail Anda tidak akan dipublish.

Baca juga artikel lainnya :
Kata kunci untuk artikel ini ยป kata kata tidak dipedulikan oleh pacar, kata kata tidak dipedulikan sama pacar, katatak dipedulikan, puisi ketika sudah tak dipedulikan, puisi tak di pedulikan, puisi tak dipedulikan kekasih, kata kata g dipedulikan, puisi tak dipedulikan lagi, puisi karena merasa tidak dipedulikan, puitis tidak dipedulikan lagi, puisi saat ku tak lagi dipedulikan, Puisi tidak diperdulikan oleh kekasih, puisi tidak dipedulikan, puisi seseorang yng tak diperdulikan, Puisi tentang tak dipedulikan, puisi gak dipdulikan, puisi bijak tentang cinta yang sudah tidak dipedulikan, ceritasedihistri yang tak dipedulikansuami, cerpen cinta yang tidak dipedulikan, curahan hati yg tidak diperdulikan, kata cinta tak pernah diperdulikan suami, kata kata orang sakit tapi tidak di perdulikan, kata kata sedih tdk di perdulikan, kata kata tak dipedulikan, Kata kata tidak di perdulikan, kata kata tidak dipeduliin lagi, kata mutiara tak dipe, kata tidak di ped, kata tidak dipedulikan lagi, Ungkapan karena tak dipedulikan pacar | Rating : 3 You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Leave a Reply

Seluruh materi dari Hanya Perasaanku Saja boleh dicopy, diperbanyak dan disebarluaskan untuk menjadi berkat bagi semua orang, dengan syarat mencantumkan sumbernya (www.kerangrebus.com). Terimakasih.
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More