Dari sekian pilihan yang salah

Hidup memang adalah sebuah pilihan, namun ternyata gak semua pilihan yang diambil adalah pilihan yang tepat, yeah itulah hidup. Begitu juga dengan diriku, begitu banyak diperhadapkan dengan pilihan, bahkan kadang pilihan yang aku pilih justru adalah pilihan yang salah 9tapi lebih tepatnya sih pilihan yang kurang pas).

Dulu waktu lulus SMP aku disuruh milih 2 SMA negeri dan 1 SMA swasta, yah puji Tuhan karena NEM di atas rata-rata semua SMA pilihanku, aku diterima, nah karena diterima di 3 SMA sekaligus, maka mau tak mau harus milih salah satu dunk (soalnya gak mungkin sekolah di 3 tempat sekaligus, kecuali ada mesin kloning, jadi aku bisa mengkloning diriku jadi 3 hehehhe). N sebenarnya maksud hatiku pengen banget masuk SMA negeri 1, tapi apa daya ortuku pengen aku masuk SMEA 1 katanya kalau lulusan SMEA cepet dapat kerja, lagian waktu itu jurusan yang aku masukin blom banyak peminatnya (yaitu Pariwisata tourism/tour guide), yah demi menyenangkan hati ortu maka aku pilih SMEA 1 walau jujur hatiku gak ada di situ.
Memang hari-hari yang kulewati di SMEA cukup menyenangkan bahkan terlalu menyenangkan, tapi walau menyenangkan hatiku gak di situ, karena aku lebih suka ama itung-itungan alias kalau mau pilih aku pengen jurusan akuntansi, tapi apa daya kursi di sana penuh. N bener aja, walau dikelas masuk rangkin 5 besar tapi ama guru-guru aku gak dianggap soalnya penampilannya gak meyakinkan sebagai duta (wakil) kelas yang dipercaya, maklum aku emang banyak mainnya, tapi kalau diberi tanggungjawab yah tetap aja dikerjakan sebaik-baiknya (istilahnya guru-guruku saat itu lebih menilai apa yang kelihatan/penampilan, daripada apa yang ada di dalam kepala/otak) menyakitkan yah gak dianggap itu, tapi bukan Ika namanya kalau putus asa. karena sikap guru-guruku itulah aku bertekat akan banting stir kalau kuliah, gak akan lanjutin ke pariwisata.
N akhirnya setelah lulus ujian aku mendaftar di PTN ambil jurusan ekonomi (wakakaka menyimpang bangetkan dari jurusan waktu SMEA dulu), ikut UMPTN n puji Tuhan tembus. besoknya aku ke sekolahku legalisir ijazah, ditanyain ama guruku kamu legalisir untuk apa, aku bilang untuk melengkapin administrasi kuliah, guruku tanya ambil fakultas apa, aku bilang ekonomi, guruku bilang lagi, kok bisa kamu kan pariwisata kok bisa tembus ekonomim, dengan entengnya akau jawab, emang bisa nih buktinya dah pemberkasan, malah ampir mulai semester baru. Keheranan yang sama aku hadapi juga dari bagian tata usaha kampus, dia bilang kok bisa yah anak pariwisata tembus FE bukankah pasnya masuk fakultas bahasa (FKIP waktu itu), aku mah cuma nyengir aja (dalam hati emang aneh yah sekolah jurusan lain kuliah jurusan lain hehehehe).
BTT euy soal pilihan, Pilihan salah lainnya yang aku ambil adalah dalam memilih pacar, aku dulu pikir dia yang terbaik, aku dulu pikir bisa menaklukan hatinya, aku dulu pikir bisa membuat dia jadi milikku, ternyata salah, karena secara gak langsung aku merasa dia hanya memanfaatkanku, sakit emang, karena sakit hati itu aku lampiaskan ke orang lain, jahat emang, tapi udahalah namanya juga dari awal dah salah pilih.
Namun dari semua pilihan-pilihan yang salah dalam hidupku, hanya ada satu pilihan yang gak pernah salah, yaitu memilih Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamatku, walau aku dilahirkan dari keluarga Kristen bukan berarti aku Kristen dari kecil loh, emang rajin ke gereja tapi itu bukan karena mau tapi terpaksa daripada dimarahin mending ke gereja, heheh doalnya dulu diancam kalau gak ke gereja gak boleh jalan2 (tape deh), tapi itu dulu, ikut Yesus karena orang tua, faktor keturunan, bawaan lahir. tapi kalau sekarang mah bukan milih Yedus adalah ilihan pribadiku dengan kesadaran penuh, walau sampai sekarang masih suka up down dalam melangkah hehehhehehhehe.
ik@ve+1

Tertarik dengan artikel Dari sekian pilihan yang salah? Sempatkan waktu Anda untuk berlangganan via e-mail dan menerima update tentang artikel menarik lainnya :

Privasi dijamin. E-mail Anda tidak akan dipublish.

Baca juga artikel lainnya :
| Rating : 3 You can leave a response, or trackback from your own site.

2 Responses to “Dari sekian pilihan yang salah”

  1. Ika Vebrianti says:

    tes

  2. Ika Vebrianti says:

    Marlon Marchrisell Rumpuin at 10:14pm June 18
    Hidup & kehidupan yg kita jalani ini,
    Seperti dinamika,terkadang di atas terkadang di bawah,,,
    Namun dengan dinamika itu/proses hidup yg kita jalani akan membentuk kita menjadi seseorang yg dewasa & bijaksana,serta menjadi berkat bagi orang lain dalam pengalaman hidup yg kita jalani..
    Asalkan kita mw memperiotaskan JESUS dalam hidup & kehidupan kita.
    & mw senangtiasa mengucap syukur,entah itu baik/tidak baik… Read More
    Krna di blik tidak baik itu,ada rencana TUHAN yg penuh sukacita yg tidak mugkin terpikirkan oleh kita.

    Maju trus didalam TUHAN,percayalah pada TUHAN maka TUHAN akan berkarya di dalam hidup & kehidupan K'ika.
    Sehingga k'ika akan menjadi berkat bgi keluarga,semua org yg membtuhkan pertolongan k'ika,hingga smpai ke bangsa2.
    Amin..
    Good luck ..
    JESUS LOVE U FOREVER

Leave a Reply

Seluruh materi dari Dari sekian pilihan yang salah boleh dicopy, diperbanyak dan disebarluaskan untuk menjadi berkat bagi semua orang, dengan syarat mencantumkan sumbernya (www.kerangrebus.com). Terimakasih.
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More