Aku dan hujan

Titik air hujan berguyuran..
turun basahi tanah yang kering
semerbak bau tanah yang mulai basah
mengingatkan akan setitik kenangan yang tak rapuh di makan waktu yang tak berhenti berputar…
beku abadi dalam memory..
mengingatkanku akan dirimu..saat itu..

hari yang indah dalam hidupku..
hari dimana 17 tahun lalu aku terlahir di dunia…
hari itu… ku kejar kau dalam hujan..
berharap akan temukan sosokmu…

kini saat air langit membasahi tubuhku..
kotak kecil dalam memoryku tersentuh..
memancarkan cahaya kenangan…
saat itu juga aku berhenti berjalan…
terdiam melihat sekelebat kenangan yang bergilir berganti dalam kepalaku…
saat itu tak hanya air dari langit…
air dari mataku juga ikut jatuh membasahi pipiku…

kenangan itu mungkin tak akan terulang…
namun kau selalu disini… di hatiku…
yang kenangannya tak pernah rapuh dari hatiku…

Written by : Harsastri (achi)

Tertarik dengan artikel Aku dan hujan? Sempatkan waktu Anda untuk berlangganan via e-mail dan menerima update tentang artikel menarik lainnya :

Privasi dijamin. E-mail Anda tidak akan dipublish.

Baca juga artikel lainnya :
| Rating : 3 You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Leave a Reply

Seluruh materi dari Aku dan hujan boleh dicopy, diperbanyak dan disebarluaskan untuk menjadi berkat bagi semua orang, dengan syarat mencantumkan sumbernya (www.kerangrebus.com). Terimakasih.
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More