BANDOTAN (Ageratum conyzoides)

bandotanAdalah sejenis gulma pertanian anggota suku Asteraceae.
Tanaman yang berbatang lunak ini (terna) berasal dari Amerika tropis, khususnya Brazil, akan tetapi telah lama masuk dan meliar di wilayah Nusantara.

Nama lain dari tanaman ini adalah
Rumput tahi ayam (Melayu)
Babandotan, jukut bau (Sunda)
Wedusan, Berokan, babadotan, b. leutik, babandotan, b. beureum, b. hejo, jukut bau, ki bau, bandotan, berokan, wedusan, dus wedusan, dus bedusan, tempuyak (Jawa)
Dus wedusan (Madura)
Rumput Balam (Pontianak)
Billygoat-weed, Goatweed, Chick weed, atau Whiteweed (Inggris)
bandotan, daun tombak, siangit, tombak jantan, siangik kahwa (Sumatra)
dawet, lawet, rukut manooe, rukut weru, sopi (sulawesi)
Sheng hong ji (Cina)
bulak manok (Tagalog),
ajganda, sahadevi (India)

Manfaat dan cara Penggunaannya:

Sakit telinga tengah akibat radang
Cuci herba bandotan segar secukupnya, lalu tumbuk sampai halus. Hasilnya, peras dan saring.
Gunakan air perasan yang terkumpul untuk obat tetes telinga.
Sehari 4 kali, setiap kali pengobatan sebanyak 2 tetes.

Luka berdarah, bisul, eksim
Cuci herba bandotan segar secukupnya sampai bersih, lalu tumbuk sampai halus.
Turapkan ramuan ke bagian tubuh yang sakit, lalu balut dengan perban. Dalam sehari, ganti balutan 3-4 kali. Lakukan pengobatan ini sampai sembuh.

Bisul, borok
Cuci satu tumbuhan herba bandotan segar sampai bersih.
Tambahkan sekepal nasi basi dan seujung sendok teh garam, lalu giling sampai halus.
Turapkan ke tempat yang sakit, lalu balut dengan perban.

Rematik( istilah kedokteran : reumatik), bengkak karena keseleo
Sediakan satu genggam daun dan batang muda tumbuhan bandotan segar, satu kepal nasi basi, dan 1/2 sendok teh garam. Selanjutnya, cuci daun dan batang muda sampai bersih, lalu tumbuk bersama nasi dan garam. Setelah menjadi adonan seperti bubur kental, turapkan ramuan ke bagian sendi yang bengkak sambil dibalut. Biarkan selama 1-2 jam, lalu balutan dilepaskan. Lakukan perawatan seperti ini 2-3 kali sehari.

Perdarahan rahim, sariawan, bisul, bengkak karena memar
Rebus 10-15 g herba bandotan dalam dua gelas air bersih sampai tersisa menjadi satu gelas. Setelah dingin, saring dan air saringannya diminum sekaligus. Lakukan 2-3 kali sehari.

Tumor rahim
Rebus 30-60 g herba bandotan kering segar atau 15-30 g herba kering dalam tiga gelas air sampai tersisa menjadi satu gelas. Selain direbus, herba segar dapat juga ditumbuk. Air rebusan atau air perasannya diminum satu gelas sehari.

Sakit tenggorokan

(1) Cuci 30-60 g daun bandotan segar sampai bersih, lalu tumbuk sampai halus. Selanjutnya, peras dan saring. Tambahkan larutan gula batu ke dalam air perasan secukupnya dan aduk sampai rata. Minum ramuan dan lakukan tiga kali sehari.
(2) Cuci daun bandotan secukupnya, lalu jemur sampai kering. Selanjutnya, giling sampai menjadi serbuk. Tiupkan serbuk ke dalam tenggorokan penderita.

Malaria, influenza
Rebus 15-30 g herba bandotan kering dalam dua gelas air sampai tersisa menjadi satu gelas. Setelah dingin, saring dan minum sekaligus. Lakukan dua kali sehari.

Perut kembung, mulas, muntah
Cuci satu buah tumbuhan bandotan ukuran sedang sampai bersih, lalu potong-potong seperlunya. Rebus dalam tiga gelas air sampai tersisa menjadi satu gelas. Setelah dingin, saring dan minum sekaligus. Lakukan pengobatan ini 2-3 kali sehari sampai sembuh.

Perawatan rambut
Cuci, daun dan batang bandotan segar sampai bersih, lalu tumbuk sampai halus. Oleskan hasil tumbukan ke seluruh kulit kepala dan rambut. Tutup kepala dengan sepotong kain. Biarkan selama 2-3 jam. Selanjutnya, bilas rambut.

Komposisi :
Herba bandotan mengandung asam amino, organacid, pectic substance, minyak asiri kumarin, ageratochromene, friedelin, ß-sitosterol, stigmasterol, tanin, sulfur, dan potassium chlorida. Akar bandotan mengandung minyak asiri, alkaloid, dan kumarin

Zat yang terkandung dalam babadotan yang dilaporkan pada tahun 1987 adalah sebagai berikut:
minyak esensial, alkaloid, dan kumarin.

Meski demikian, tumbuhan ini juga memiliki daya racun.
Di Barat, bandotan juga dimanfaatkan sebagai insektisida dan nematisida.

Sementara, penelitian lain menemukan bahwa bandotan dapat menyebabkan luka-luka pada hati dan menumbuhkan tumor. Tumbuhan ini mengandung alkaloid pirolizidina

Sumber : http://budidaya-petani.blogspot.com/
http://id.wikipedia.org/wiki/Bandotan
foto : http://www.simsadictos.com/

Tertarik dengan artikel BANDOTAN (Ageratum conyzoides)? Sempatkan waktu Anda untuk berlangganan via e-mail dan menerima update tentang artikel menarik lainnya :

Privasi dijamin. E-mail Anda tidak akan dipublish.

Baca juga artikel lainnya :
Kata kunci untuk artikel ini » bandotan, gambar daun anting, rumput bunga ungu kecil | Rating : 3 You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Leave a Reply

Seluruh materi dari BANDOTAN (Ageratum conyzoides) boleh dicopy, diperbanyak dan disebarluaskan untuk menjadi berkat bagi semua orang, dengan syarat mencantumkan sumbernya (www.kerangrebus.com). Terimakasih.
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More