Posts Tagged ‘Pagi’

Indah pada waktunya…….(sekuel tinggal kenangan)

Ringkasan sebelumnya : Idoy menemukan kembali seorang gadis dari masa lalunya yang pernah begitu berarti dalam hatinya melalui Facebook, hal tersebut membuat Idoy teringat kembali akan masa-masa indah saat bersama Bunga, namun kenangan pahit perpisahan merekapun terekam jelas di memory Idoy, dan melalui facebook, Idoy akhirnya bisa menceritakan semua permasalahan dan penyebab mengapa mereka akhirnya […]

Home Sweet Home

home sweet home

Sering sekali aku mendengar dan membaca istilah “Home Sweet Home“. Sering sekali aku mendengar impian orang-arang bahkan termasuk aku untuk menciptakan “Home Sweet Home”. Ada juga yang berpendapat “Home Sweet Home” itu hanya sebuah dongeng yang enak untuk pengantar tidur. Belajar dari pengalaman orangtua di rumah, belajar dari cerita-cerita teman-teman yang memang membangun “Home Sweet […]

Mentari bersinar kembali

Malam ini dingin menusuk kulit Kehangatan selimut tak mampu menghalau dingin Jam terus berdetak menambah perputaran waktu Tapi mata ini tak sedikitpun bisa terpejam Nyamuk-nyamuk nakal mulai menyerang Plak..plak..plak Tak satupun yang kena teplakan Hati makin miris, ada apa ini Hujan turun dengan derasnya Hati semakin galau dalam pekat malam Ingin rasanya malam ini segera […]

Mengapa mendung?

Saat matahari mulai menampakkan sinarnya, mulai memberikan kehangatan di pagi hari Saat burung-burung hendak mengeluarkan kicauannya yang merdu Tapi mengapa mendung itu harus muncul dan tiba-tiba menghitam di langit biru Benar-benar tak bisa dimengerti Mengapa…….. Apakah hangatnya mentari begitu membakarkah Apakah kicauan buruk berisikkah Hingga kau hadir untuk menghentikan itu semua Mengapa mendung….

Pada satu cinta

menjernihkan-hati

Kepada langit kuceritakan keindahan birunya yang begitu mempesona Pada laut kuceritakan deburan ombak yang putih dan riuh yang pecah di pantai Pada nyiur melambai kubisikan sebaris kata-kata manis dan menyegarkan seperti segar airnya. Pada mentari kukatakan kehangatan sinarnya yang selalu menyelimuti dalam setiap hari-hariku. Di setiap helai daun yang berembun kulihat pantulan kehangatan dan membentuk […]

Kau yang selalu di hati

2838

Sebening embun pagi yang datang memberikan kesejukan di ujung ilalang, sebening itulah kedua bola mata Bella ketika menatapku, dia sepertinya menunggu kata apa lagi yang akan keluar dari bibirku, seolah setiap kata yang kuucapkan menjadi seperti harapan yang ingin dia dengar. Memang kedengarannya aneh, mengapa Bella bersikap seperti itu, tapi itu sudah tidak menjadi sebuah […]

Elidia

Seperti biasanya, Elidia hanya duduk terdiam menghadap ke jendela, memandang bulan yang saat itu terbit dengan bulatannya yang sempurna, membuat malam yang biasanya remang menjadi terang dan indah. Sudah beberapa bulan belakangan ini Elidia seperti itu, tak banyak bicara hanya diam dan memandang bulan, namun tatapannya kosong mengisyaratkan isi hatinya yang kosong. Tak ada seorangpun […]

Akhirnya kau kembali lagi

Love Ex

Seperti mentari yang kembali bersinar setelah malam berlalu Seperti langit yang kembali biru setelah mendung kelabu tersapu hujan Seperti burung yang berkicau kembali menyambut pagi Seperti rumput yang segar kembali setelah embun turun Itulah apa yang kurasakan kini Kau telah kembali lagi Telah dapat kudengar lagi melodi di hati menyanyikan lagu-lagu merdu Telah dapat kunikmati […]

Antara Dion, Sarah dan Jingga part IV

sads

Pagi itu saat berada di kantor “Ris, semalam menyenangkan sekali.” sahut Dion “Menyenangkan gimana Dion?” tanyaku “Jingga, benar-benar asyik ngobrol dengannya , seolah sudah seperti kenal lama.” “Iya dia memang menyenangkan, tapi ingat jangan sampai kau mendua.” “Hm… sudah lama juga Sarah tak menghubungiku, terakhir dia bilang lagi sibuk sekali.” “Kalau Sarah tak menghubungimu, yah […]

Unlucky

Kenapa selalu saja ada orang yang merusak kesengan ku? baik itu sengaja atau tidak. Apakah aku memang tidak boleh merasakan yang namanya “senang”? Kalau begitu lebih baik jangan ada yang membuat ku merasa senang, karena aku tidak mau senang dalam jangka waktu yang pendek. Lebih baik tidak merasakannya dari pada merasakan tapi dalam waktu yang […]

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More